PENGARUH PENERAPAN KTSP TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA MI. ANIDHOM KAB. KEDIRI

A.Latar Belakang
Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman untuk menggunakan aktivitas belajar mengajar. Dan dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan ini seorang guru dituntut untuk mampu mengubah sumber pembelajaran, sehingga materi yang diajarkan kepada peserta didik tidak monoton pada buku yang menjadi pegangan disekolah tersebut, serta dalam hal ini banyak ataupun sedikit dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa.
B.Rumusan Masalah
Merujuk pada paparan diatas, maka diambil beberapa rumusan masalah guna pembahasan sebagai batasan penelitian, antara lain:
1.Apakah penerapan KTSP berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa MI.ANIDHOM KAB. KEDIRI?
2.Sejauhmana pengaruh penerapan KTSP terhadap prestasi belajar siswa MI.ANIDHOM KAB. KEDIRI?
C.Tujuan Penelitian
1.Ingin mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan KTSP terhadap prestasi belajar siswa MI.ANIDHOM KAB. KEDIRI?
2.Ingin mengetahui sejauhmana pengaruh penerapan KTSP terhadap prestasi belajar siswa MI.ANIDHOM KAB. KEDIRI?

D.Hipotesis Penelitian
Hipotesis penelitian adalah jawaban sementara dari rumusan masalah yang harus di kaji kebenarannya dengan jumlah riset.1
Berangkat dari perumusan masalah yang telah di kemukakan di atas, maka dapat disusun hipotesis penelitian sebagai berikut :
1.Hipotesis Kerja (Ha)
Adanya pengaruh penerapan KTSP terhadap prestasi belajar siswa di MI.ANIDHOM KAB. KEDIRI
2.Hipotesis Nihil (Hi)
Tidak ada pengaruh penerapan KTSP terhadap prestasi belajar siswa di MI.ANIDHOM KAB. KEDIRI

E.Kegunaan Penelitian
1.Segi Teoritis
a)Untuk pengembangan ilmu pengetahuan khususnya dalam disiplin pendidikan bahwa penerapan dan pengembangan kurikulum sangat dibutuhkan dalam proses belajar mengajar yang efektif dilembaga pendidikan sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai
b)Untuk memperkuat teori bahwa penerapan dan pengembangan kurikulum yang baik dapat memicu kreativitas siswa dalam berprestassi
2.Segi Praktis
a)Dengan adanya penerapan dan pengembangan kurikulum yang baik dapat mewujudkan lembaga pendidikan yang efektif, produktif, dan berprestasi serta dapat meningkatkan kreativitas siswa dalam berprestasi khususnya di MI. ANIDHOM KAB. KEDIRI
b)Sebagai bahan munaqosah dan bahan dokumen untuk penelitian lebih lanjut

F.Definisi Operasional Variabel
Agar di peroleh gambaran yang jelas tentang judul tersebut dan untuk menghindari salah pengertian dalam memahami judul tersebut, maka penulis akan memberi pengertian yang jelas atas beberapa definisi yang terkandung dalam judul tersebut, antara lain:
1.Kurikulum tingkat satuan pendidikan
KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masinmasing satuan pendidikan.
2.Prestasi belajar
Banyak diartikan sebagai seberapa jauh hasil yang telah dicapai siswa dalam penguasaan tugas-tugas atau materi pelajaran yang diterima dalam jangka waktu tertentu. Prestasi belajar pada umumnya dinyatakan dalam angka atau huruf sehingga dapat dibandingkan dengan satu kriteria. (prakosa, 1991)
Dan juga diartikan sebagai tingkat keterkaitan siswa dalam proses belajar mengajar sebagai hasil evaluasi yang dilakukan guru. (Sutratinah, 1984)

G.Metodologi Penelitian
Metode di sini di artikan sebagai suatu cara atau teknis yang di lakukan dalam proses pendidikan. Sedangkan penelitian itu sendiri di artikan sebagai upaya dalam bidang ilmu pengetahuan yang di jalankan untuk memperoleh fakta-fakta dan prinsip-prinsip dengan sabar, hati-hati dan sistematis untuk mewujudkan kebenaran.2
1.Rancangan Penelitian
Dalam kegiatan penelitian, kerangka atau rancangan penelitian merupakan unsur pokok yang harus ada sebelum proses penelitian dilaksanakan. Karena dengan sebuah rancangan yang baik pelaksanaan penelitian menjadi terarah, jelas dan maksimal. Terkait dengan penelitian ini, maka penulis menggunakan jenis penelitian korelasional kuantitatif, yaitu penelitian yang menggunakan angka, muali dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data, serta penampilan dari hasilnya yang bertujuan untuk menemukan ada tidaknya hubungan antara dua variabel
2.Teknik penentuan subjek penelitian
Penelitian ini adalah penelitian populasi, dimana seluruh populasi adalah sample. Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian yang mencakup semua elemen dan unsur-unsur. Sedangkan sample adalah sebagian subjek penelitian yang memiliki kemampuan mewakili seluruh data (populasi). Dalam hal ini yang menjadi subjek penelitian adalah siswa MI. ANIDHOM KAB. KEDIRI
3.Teknik pengumpulan data
Teknik pengumpulan data adalah cara yang dipakai untuk mengumpulkan data dengan menggunakan metode-metode tertentu. Metode-metode yang digunakan dalam penelitian ini antara lain:
a) Metode Angket
Angket adalah suatu teknik atau alat pengumpul data yang berbentuk pertanyaan-pertanyaan tertulis yang harus dijawab secara tertulis pula (Sukmadinata, 2004:207). Metode ini digunakan untuk mencari dan menyaring data yang bersumber dari responden.
b)Metode Wawancara
Wawancara atau interview merupakan suatu teknik pengumpulan data yang dilakukan secara tatap muka, pertanyaan diberikan secara lisan dan jawaban pun juga diterima secara lisan (Sukmadinata, 2004:222). Dengan metode ini peneliti dapat langsung mengetahui reaksi yang ada pada responden dalam waktu yang relatif singkat.
c)Metode Dokumentasi
Metode dokumentasi adalah mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen, rapat, legger, agenda dan sebagainya (Arikunto, 1998:236). Metode dokumenter ini digunakan untuk memperoleh data di MI. ANIDHOM KAB. KEDIRI baik dari segi jumlah siswa, nilai, rapot, struktur sekolah, denah sekolah yang kesemua itu menunjang terhadap proses penelitian ini.
5.Teknik analisis data
Merupakan pengolahan data dari data-data yang sudah terkumpul. Diharapkan dari pengolahan data tersebut dapat diperoleh gambaran yang akurat dan konkrit dari subjek penelitian. Penulis juga menggunakan statistik guna membantu analisa data sebagai hasil dari penelitian ini. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel X adalah KTSP sedangkan variabel Y adalah prestasi belajar siswa MI. ANIDHOM KAB. KEDIRI.
Adapun rumus korelasi yang digunakan adalah Product Moment, dengan alasan karena penelitian ini terdiri dari dua variabel yang interval.

Rumus product momentnya adalah sebagai berikut :

∑xy
πxy =√(∑x²) (∑y²)
Keterangan :
πxy= Kofisien korelasi antara gejala X dan gejala Y
∑xy= Jumlah product X dan Y
∑x² = Jumlah gejala x kecil kuadrat
∑y² = Jumlah gejala y kecil kuadrat

About m rifki mubarok

aset di bidang perkbunan...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s